Lambang Persatuan Anak Dayak Borneo (PERADAK BORNEO) merupakan representasi visual dari jati diri, nilai adat, serta semangat perjuangan masyarakat Dayak dalam menjaga warisan leluhur dan membangun masa depan yang bermartabat.

Setiap unsur yang terdapat dalam lambang PERADAK BORNEO memiliki makna filosofis yang saling berkaitan dan mencerminkan karakter, prinsip, serta arah gerak organisasi.

Logo Resmi Persartuan Anak Dayak Borneo

Lambang berbentuk segilima (perisai lima sisi) yang melambangkan:
– Dasar negara Pancasila sebagai landasan utama
– Keseimbangan, kesatuan, dan keharmonisan
– Lima nilai luhur kehidupan berbangsa dan bermasyarakat

Makna tiap sisi segilima merepresentasikan:
1. Ketuhanan
2. Kemanusiaan
3. Persatuan
4. Kerakyatan
5. Keadilan sosial

Warna utama:
– Kuning: kemuliaan, kehormatan, dan kebijaksanaan
– Merah: keberanian, semangat juang, dan pengorbanan
– Hitam: kekuatan, keteguhan, dan identitas budaya


UNSUR-UNSUR LAMBANG DAN MAKNA

1. Pohon Kehidupan

Bentuk: Pohon dengan cabang simetris dan ukiran khas etnik.

Makna:
– Melambangkan kehidupan, pertumbuhan, dan kesinambungan generasi
– Akar dan batang menggambarkan fondasi adat dan budaya yang kuat
– Cabang yang berkembang berarti persatuan dan keberagaman dalam satu kesatuan


2. Alat Menanam Padi (Tugal)

Bentuk: Batang utama menyerupai alat tradisional menugal.

Makna:
– Simbol kerja keras dan kearifan lokal dalam bercocok tanam
– Melambangkan awal kehidupan dan usaha untuk bertahan hidup
– Menunjukkan nilai tradisi dan hubungan manusia dengan alam


3. Padi

Bentuk: Deretan padi di bagian bawah lambang.

Makna:
– Melambangkan kemakmuran, kesejahteraan, dan ketahanan pangan
– Simbol hasil dari kerja keras dan kebersamaan
– Menggambarkan harapan akan kehidupan yang cukup dan sejahtera


4. Mata Tombak

Bentuk:
Ujung runcing di bagian atas (seperti mata tombak).

Makna:
– Melambangkan keberanian, ketegasan, dan perlindungan
– Simbol kesiapan menghadapi tantangan
– Menunjukkan jiwa ksatria dan penjaga nilai-nilai kebenaran


Makna Keseluruhan

Lambang ini menggambarkan:
Kehidupan masyarakat yang berakar kuat pada budaya, bekerja keras dengan kearifan lokal, bersatu dalam kesejahteraan, serta berani menjaga kehormatan dan masa depan.


MAKNA WARNA

– Warna Kuning melambangkan kemuliaan, keagungan, dan kebijaksanaan.
– Warna Merah melambangkan keberanian, semangat juang, dan pengorbanan.
– Warna Hitam melambangkan keteguhan, kekuatan, dan perlindungan.
– Warna Putih melambangkan ketulusan, kejujuran, dan niat yang bersih.


TULISAN “PERADAK BORNEO”

Tulisan PERADAK BORNEO pada bagian bawah lambang menegaskan identitas organisasi sebagai wadah persatuan anak Dayak di seluruh Borneo, sekaligus menjadi penanda komitmen organisasi untuk tampil terbuka, tegas, dan bermartabat di ruang publik.


FILOSOFI KESELURUHAN

Secara keseluruhan, lambang PERADAK BORNEO merepresentasikan filosofi “Menjaga Akar, Menembus Langit”, yaitu tekad untuk tetap berpegang teguh pada nilai adat dan budaya Dayak, sembari melangkah maju menghadapi tantangan zaman dan berkontribusi bagi bangsa dan dunia.

Lambang ini menjadi simbol persatuan, kekuatan moral, serta arah perjuangan PERADAK BORNEO sebagai gerakan sosial-kultural yang berakar, berdaulat, dan berdaya.

Back to top button
error: Konten dilindungi hak cipta